Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Crime

YLKI: Siswa yang Keracunan MBG Bisa Ajukan Gugatan

badge-check


					YLKI: Siswa yang Keracunan MBG Bisa Ajukan Gugatan Perbesar

KASUS keracunan massal pelajar yang diduga akibat menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di sekolahnya kian marak terjadi. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan siswa yang keracunan bisa mengajukan gugatan secara personal.

“Terbuka ruang bagi konsumen untuk membawa ke jalur hukum,” ujar Sekjen YLKI Rio Priambodo kepada Tempo, Kamis, 24 Agustus 2025.

Rio menilai peserta didik yang keracunan juga dapat menempuh jalur hukum lainnya. Salah satunya dengan mengajukan gugatan perdata secara bersama-sama dengan siswa lain yang juga menjadi korban keracunan. “Terbuka juga opsi untuk mengajukan class action,” kata Rio.

Menurut Rio, kasus keracunan massal siswa setelah menyantap menu MBG harus diusut secara tuntas, termasuk lewat prosedur hukum. “Agar tidak ada kejadian serupa di kemudian hari,” ucap Rio.

Sejak mulai digulirkan, kasus keracunan yang diduga bersumber dari menu MBG tercatat di sejumlah daerah. Per 21 September 2025, total ada 6.452 kasus keracunan menu MBG.

Salah satu kasus paling besar terjadi akhir-akhir ini di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, dengan 364 korban. Pemerintah daerah setempat bahkan menetapkan insiden tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengatakan penyelidikan terkait insiden keracunan massal di Cipongkor tersebut sedang diselidiki. “Tim sedang bergerak,” ujar Hendra dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 24 September 2025.

Hendra mengatakan, polisi akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari tahu penyebab pasti keracunan massal ini. “Sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal,” tutur Hendra.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyatakan pemerintah akan memperbaiki program ungulan Presiden Prabowo. “Sambil jalan kami perbaiki tapi tidak perlu menghentikan secara total,” kata dia di Gedung Kemensetneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu, 24 September 2025.

Hendrik Yaputra ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Kasus Ketujuh di Cianjur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Mengaku Bjorka

3 October 2025 - 09:38

Ini Sosok Bjorka yang Ditangkap Polisi, Disebut Bobol 4,9 Juta Akun Data Nasabah

3 October 2025 - 02:56

Nikita Mirzani Tiba-tiba Mengaku Sakit Usai Jalani Sidang Enam Jam

3 October 2025 - 01:20

Tragedi 1965 dan perampasan tanah di Padang Halaban – ‘Tanah rakyat diambil tentara dengan memanfaatkan sentimen PKI’

30 September 2025 - 09:12

Kasus kematian tak biasa di Hungaria, 50 pria dibunuh oleh istri mereka – Ada apa di balik peristiwa bersejarah ini?

28 September 2025 - 03:49

Trending on Crime