Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

MYOR Makin Ngebut: Analisis dan Rekomendasi Saham Mayora Indah

badge-check


					MYOR Makin Ngebut: Analisis dan Rekomendasi Saham Mayora Indah Perbesar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) optimistis cetak kinerja moncer di tahun 2025. Perusahaan pun sudah menyiapkan strategi guna mendorong kinerja lebih optimal di sisa tahun 2025.

Manajemen MYOR menjelaskan memasuki periode musiman akhir, perusahaan akan mengoptimalkan kampanye pemasaran, menjaga efisiensi produksi, serta memperluas jaringan distribusi baik di pasar domestik maupun ekspor.

“Segmen makanan olahan dan minuman olahan tetap menjadi penopang kinerja di kuartal IV-2025,” kata Manajemen MYOR kepada Kontan, Selasa (30/9/2025).

Secara kinerja keuangan, MYOR membidik pertumbuhan penjualan sebesar 10% menjadi Rp 39,7 triliun dan kenaikan laba 0,8% mencapai Rp 3,1 triliun pada 2025. Manajemen menerangkan target kinerja fundamental tersebut masih sesuai dengan rencana perusahaan hingga saat ini.

Research Analyst MNC Sekuritas Catherine Florencia mengatakan, ada sejumlah faktor pendorong kinerja MYOR di sisa tahun 2025.

Mayora Indah (MYOR) Telah Lunasi Obligasi Senilai Rp 295 Miliar

Pertama, penurunan harga bahan baku sejak Agustus 2025, terutama kakao yang terkoreksi 16,7% year to date (YTD) menjadi US$ 7.710/MT per 31 Agustus 2025. Kondisi ini diperkirakan dapat memberi ruang perbaikan margin.

Kedua, kinerja ekspor masih solid dengan pertumbuhan 11,8% YoY pada semester I-2025, khususnya ke pasar Asia. Momentum Mid-Autumn Festival di China juga berpotensi memberikan tambahan permintaan melalui tradisi pemberian hadiah untuk produk biskuit dan konfeksioneri.

Ketiga, adanya penyesuaian harga jual (ASP) secara selektif pada sejumlah produk, seperti Kopiko 78 RTD (+11,8%) dan Energen (+12,8%), yang turut membantu menjaga margin.

Keempat, stimulus pemerintah yang akan digulirkan pada kuartal IV-2025 diharapkan mendorong daya beli masyarakat. Selain itu, ekspektasi pemesanan produk untuk Lebaran 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih awal, yakni mulai kuartal IV-2025, juga bisa menjadi katalis tambahan bagi kinerja MYOR.

Meski demikian, terdapat sejumlah faktor yang bisa membebani kinerja MYOR. Pada paruh pertama 2025, gross profit margin (GPM) turun menjadi 21,2% dari sebelumnya 25,8% pada periode yang sama tahun lalu, seiring lonjakan biaya bahan baku.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah menambah risiko terhadap biaya impor bahan baku. 

“Di sisi domestik, daya beli masyarakat masih tergolong sensitif, sementara persaingan di industri FMCG tetap ketat,” ujar Catherine kepada Kontan, Selasa (30/9).

  MYOR Chart by TradingView  

Catherine juga menerangkan koreksi saham MYOR sejak awal tahun memberi ruang akumulasi, tapi volatilitas earnings di kuartal III-2025 masih harus diantisipasi. 

Dalam jangka panjang, Catherine menilai saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan akumulasi bertahap sambil menunggu kepastian pemulihan margin di akhir tahun. 

Ia juga mencermati bahwa secara YTD sektor konsumer masih tertinggal dibandingkan sektor lain yang sudah lebih dulu menguat sepanjang sembilan bulan pertama 2025.

Namun, sejak September 2025 mulai terlihat tanda pergerakan positif, seiring potensi catch-up menuju musim perayaan kuartal IV-2025 serta stimulus pemerintah yang umumnya meningkatkan permintaan produk konsumer dan menjadi penopang sektor ini.

Selain itu, rancangan postur APBN 2026 yang dinilai pro-consumption, termasuk perluasan program cash for work di kuartal IV-2025 juga memberikan sentimen positif tambahan bagi prospek sektor consumer ke depan.

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy untuk saham MYOR dengan target harga Rp 2.500. Rekomendasi tersebut mencerminkan 18,9 kali/2,9 kali untuk PE/PBV di tahun 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance