
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SKMM) mengumumkan rencana pengambilalihan 35,91 persen saham oleh perusahaan asal Singapura, Lim Shrimp Org Pte. Ltd. Pengendali SKMM, PT Vina Nauli Jordania, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan Lim Shrimp Org pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Direktur Lim Shrimp Org Chong Chee Hoong mengatakan perseroannya bakal mengambil 35,91 persen atau 450 juta lembar saham SKMM. Dia mengatakan perseroannya bakal melaksanakan tender wajib setelah transaksi ini.
“Setelah penyelesaian Rencana Pengambilalihan, sebagai pengendali baru Perseroan, Calon Pengendali Baru akan melaksanakan penawaran tender,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Selasa, 14 Oktober 2025.
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk merupakan perusahaan konstruksi yang berbasis di Indonesia. Perusahaan yang berdiri pada 4 Februari 1981 ini menggarap jasa kontruksi jalan dan saluran air.
Pada 2016, SKMM juga mengerjakan services arsitektur dan engineering. Pada 2018, perseroan masuk di kegiatan jasa konstruksi umum keseluruhan, khususnya untuk pembangunan gedung, jalan, jembatan, dan konstruksi rumah tempat dan gedung.
Pada semester I 2025, SKMM membukukan laba sebesar Rp 1 miliar. Jumlah itu meningkat dari laba Rp 308 juta pada periode yang sama tahun lalu.
SKMM mencatatkan pendapatan sebesar Rp 35,8 miliar pada sepanjang Januari-Juni 2025. Pendapatan ini seluruhnya berasal dari transaksi penjualan kepada pihak berelasi.
Per Juni 2025, SKMM memiliki total aset sebesar Rp 212 miliar atau meningkat dari Rp 210 miliar pada Desember 2024. Sementara itu, liabilitas SKMM tercatat sebesar Rp 5 miliar dan ekuitas Rp 207,1 miliar.
Pilihan Editor: Efektifkah Mengguyur Bank Rp 200 Triliun buat Menggenjot Ekonomi









