Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Technology

Kebut Literasi AI, Google Rekrut 800 Mahasiswa RI Jadi Gemini Ambassador

badge-check


					Kebut Literasi AI, Google Rekrut 800 Mahasiswa RI Jadi Gemini Ambassador Perbesar

Google resmi menunjuk 800 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia sebagai Gemini Ambassador. Ini adalah sebuah program yang bertujuan memperkuat literasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan generasi muda. 

Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel M, menyatakan dari lebih dari 12.000 pendaftar di seluruh dunia, hanya 800 orang terpilih. Mereka mewakili lebih dari 700 universitas di Indonesia.

“Di seluruh Indonesia hanya 800 orang yang sudah terpilih dan ada 100 hari ini yang sudah hadir,” ujar Muriel, di Jakarta Selatan, Senin (29/9). 

Program ini memberikan pelatihan khusus mengenai pemanfaatan AI, dengan fokus pada penggunaan Gemini. Muriel mengatakan, AI diciptakan untuk membantu, bukan menggantikan manusia, sehingga dapat dimanfaatkan secara positif di dunia pendidikan.

Baca juga:

  • CEO Google Bocorkan Rencana 2025: Fokus Kembangkan AI Gemini

“Melalui program ini, para duta akan menerima, pendampingan online satu-lawan-satu (One-on-one mentoring) dengan pakar AI; pelatihan dan lokakarya kepemimpinan eksklusif; akses ke program Generative AI Leader Certification; dan masih banyak lagi,” katanya. 

Selain meluncurkan program Gemini Ambassador, Google memperkenalkan sejumlah fitur yang bisa dimanfaatkan bagi para mahasiswa untuk mempermudah proses belajar. 

Fitur-fitur ini disebutnya dirancang untuk menumbuhkan pemikiran kritis, memperdalam pemahaman, dan membuat belajar menjadi lebih efisien, di antaranya: 

  • Guided Learning: Fitur ini bertindak sebagai asisten AI pribadi. Alih-alih memberikan jawaban singkat, Gemini memecah konsep langkah demi langkah dan menyesuaikan penjelasan agar mahasiswa bisa memahami bagaimana dan mengapa suatu topik bekerja.
  • Visual Learning: Gemini dapat menghidupkan materi pembelajaran dengan menggabungkan otomatis gambar berkualitas tinggi, diagram, hingga video YouTube langsung ke dalam respons. Topik sulit seperti fotosintesis atau hukum fisika jadi lebih mudah dipahami.
  • Exam Prep: Membantu mahasiswa menghadapi ujian dengan membuat kartu flash otomatis dan panduan belajar kustom dari materi kuliah.

Selain itu, Muriel juga mengingatkan bahwa mahasiswa bisa mndapatkan akses gratis terhadap Gemini AI Pro. Akses gratis yang mencakup:

  • Notebook LM: aplikasi yang dapat meringkas dokumen panjang dan bahkan mengubahnya menjadi podcast interaktif.
  • Pembuatan Video AI: membantu menghasilkan konten audio-visual untuk presentasi atau proyek kuliah.
  • Ekstra Penyimpanan di Google Drive: memudahkan mahasiswa menyimpan tugas, riset, dan data dengan aman.

“Semua upaya ini adalah untuk membantu generasi penerus memecahkan masalah, mendorong inovasi, dan membangun masa depan yang luar biasa. Ini adalah tujuan yang kita yakini bersama,” kata Muriel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Balik Nama HP: Kominfo Tegaskan Sukarela, Tidak Wajib Seperti Motor!

5 October 2025 - 22:35

Alasan Kementerian Komunikasi Cabut Pembekuan Izin TikTok

5 October 2025 - 06:36

TikTok Diblokir Kominfo? Ini Alasan Tanda Daftarnya Dibekukan!

3 October 2025 - 15:46

Prompt Gemini AI Foto Studio Berdua dengan Teman, Orang Tua dan Pacar

30 September 2025 - 05:40

Trending on Technology