Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Uncategorized

Israel Kepung Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, Tim Medis Terluka

badge-check


					Israel Kepung Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, Tim Medis Terluka Perbesar

Narapena – , JALUR GAZA — Kelompok Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan pada Ahad bahwa pasukan Israel telah mengepung dan menghambat mobilisasi sejumlah ambulans mereka di sebuah area yang menjadi target serangan udara di Kota Rafah, Gaza selatan. Tentara Zionis Israel itu juga dilaporkan telah melukai sejumlah paramedis.

“Pasukan Israel telah memblokade pergerakan sejumlah ambulans Bulan Sabit Merah Palestina saat mereka merespons serangan di daerah Al-Hashashin, Rafah,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Mereka menambahkan bahwa beberapa tim medis darurat telah terluka, meskipun jumlah korban dan tingkat keparahannya belum dapat dipastikan.

Bulan Sabit Merah Palestina juga mengungkapkan bahwa kontak dengan tim telah terputus, dan mereka terjebak selama beberapa jam.

Sejak memulai serangan militer di Gaza, Israel berulang kali menargetkan fasilitas kesehatan, ambulans, dan tenaga medis, memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah di wilayah kantong tersebut.

Lebih dari 700 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka dalam kampanye serangan udara mendadak oleh Israel di Gaza sejak Selasa lalu, yang menghancurkan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang berlaku sejak Januari.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 50.000 warga Palestina — sebagian besar perempuan dan anak-anak — tewas dan lebih dari 113.000 lainnya terluka akibat serangan militer brutal Israel di Gaza.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November lalu terhadap pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas serbuannya di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

IHSG Anjlok! Analis Ungkap Penyebab & Prediksi Pasar Saham

15 October 2025 - 17:35

Simak Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham EMTK, AGRO & BBTN, Rabu (15/10)

15 October 2025 - 10:54

Siapa Ashton Hall Influencer Viral karena Morning Routine?

8 October 2025 - 10:50

Israel Serang Rumah Sakit Terbesar di Gaza Selatan, Dua Orang Tewas Termasuk Anggota Hamas

8 October 2025 - 01:29

Pulang dari RS Gemelli, Paus Fransiskus Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza

7 October 2025 - 07:20

Trending on Uncategorized