Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

IHSG Cetak Rekor Tertinggi! Pasar Modal Gemilang di Level 8.257

badge-check


					IHSG Cetak Rekor Tertinggi! Pasar Modal Gemilang di Level 8.257 Perbesar

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan bangga mengumumkan bahwa pasar modal Indonesia kembali menorehkan sejarah baru. Sepanjang pekan terakhir pada periode 6—10 Oktober 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar berhasil mencetak rekor all time high (ATH), menunjukkan performa yang kokoh dan menjanjikan.

Berdasarkan data perdagangan saham BEI untuk periode tersebut, sebagian besar indikator menunjukkan tren positif yang signifikan. Salah satu peningkatan paling mencolok terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian, yang melonjak 12,48 persen menjadi Rp 28,15 triliun, naik dari Rp 25,02 triliun pada pekan sebelumnya.

Tak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat pesat sebesar 11,83 persen, mencapai 2,93 juta kali transaksi dari 2,62 juta kali pada pekan sebelumnya. Sejalan dengan geliat positif ini, kapitalisasi pasar BEI mencatat kenaikan 3,19 persen, mengukir rekor baru pada angka Rp 15.560 triliun, melampaui Rp 15.079 triliun di pekan sebelumnya.

Secara spesifik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut membukukan performa impresif dengan kenaikan 1,72 persen selama sepekan. Indeks kebanggaan ini ditutup pada level 8.257,859, melonjak dari 8.118,301 pada pekan sebelumnya, sekaligus menandai pencapaian rekor tertinggi sepanjang sejarah penutupan IHSG.

Meskipun demikian, ada beberapa dinamika yang perlu dicermati. Rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami penurunan 14,88 persen menjadi 42,318 miliar lembar saham, dari 49,717 miliar lembar saham di pekan sebelumnya. Di sisi lain, investor asing menunjukkan minat beli pada akhir pekan ini dengan nilai beli bersih mencapai Rp 728,91 miliar. Namun, akumulasi sepanjang tahun 2025 ini masih mencatat jual bersih sebesar Rp 53,49 triliun.

Selain performa pasar saham, BEI juga aktif dalam pengembangan instrumen investasi lainnya. Pada pekan yang sama, tepatnya Jumat (10/10/2025), BEI menyambut pencatatan dua instrumen baru dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, yaitu Obligasi Berkelanjutan I Dian Swastatika Sentosa Tahap IV dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Dian Swastatika Sentosa Tahap IV Tahun 2025.

Obligasi tersebut memiliki nilai nominal sebesar Rp 256.700.000.000, sementara sukuk dicatatkan dengan nilai nominal Rp 1.243.300.000.000. Keduanya telah mendapatkan peringkat idAA (Double A) dan idAA(sy) (Double A Syariah) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan PT Bank KB Indonesia Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.

Dengan penambahan ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2025 telah mencapai 142 emisi dari 75 emiten, dengan total nilai Rp 166,24 triliun. Secara kumulatif, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang terdaftar di BEI kini berjumlah 644 emisi yang diterbitkan oleh 137 emiten, dengan nilai nominal outstanding mencapai Rp 526,35 triliun dan 129,79 juta dolar AS.

Tak berhenti di sana, portofolio instrumen investasi di BEI juga mencakup Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 191 seri dengan nilai nominal Rp 6.423,84 triliun dan 352,10 juta dolar AS. Melengkapi keragaman pasar, BEI juga telah mencatatkan 7 emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan total nilai Rp 2,13 triliun, menegaskan peran BEI sebagai platform pasar modal yang komprehensif dan dinamis.

Ringkasan

Pasar modal Indonesia menorehkan sejarah baru pada pekan 6-10 Oktober 2025, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH). IHSG melonjak 1,72% dan ditutup pada level 8.257,859. Ini didukung oleh kenaikan rata-rata nilai transaksi harian sebesar 12,48% menjadi Rp 28,15 triliun serta rata-rata frekuensi transaksi harian 11,83%.

Kapitalisasi pasar BEI juga mengukir rekor baru sebesar Rp 15.560 triliun. Sementara itu, investor asing mencatat beli bersih Rp 728,91 miliar pada akhir pekan, meskipun akumulasi tahunan masih jual bersih. Selain itu, BEI juga menyambut pencatatan dua instrumen obligasi dan sukuk baru senilai Rp 1,5 triliun, menambah portofolio investasi di pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance