Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

BFIN Buyback Saham: 13,13 Juta Lembar Dibeli Kembali!

badge-check


					BFIN Buyback Saham: 13,13 Juta Lembar Dibeli Kembali! Perbesar

Narapena JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) telah sukses merampungkan program pembelian kembali saham atau buyback saham. Terhitung hingga Senin (15/9), perusahaan pembiayaan ini telah mengakuisisi sebanyak 13,13 juta unit sahamnya di pasar modal.

Sudjono, selaku Direktur BFI Finance, dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelaskan bahwa inisiatif buyback saham ini telah diumumkan sejak 1 Agustus 2025. Langkah strategis ini ditempuh sebagai respons terhadap kondisi pasar yang mengalami fluktuasi cukup signifikan.

Pembiayaan Modal Kerja BFI Finance Tumbuh 15,6% pada Semester I 2025

Lebih lanjut, Sudjono merinci bahwa pelaksanaan transaksi buyback saham oleh BFIN telah dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap terakhir, yang terealisasi pada 15 September 2025, mencatatkan pembelian sebanyak 3,14 juta saham, atau setara dengan 0,02% dari total saham perseroan. Dengan harga beli rata-rata sebesar Rp 796,24 per saham, total dana yang dialokasikan untuk transaksi terakhir ini mencapai Rp 2,5 miliar.

Merujuk pada data dari keterbukaan informasi BEI, dari total anggaran buyback sebesar Rp 500 miliar yang ditetapkan oleh BFIN, kini tersisa dana sebesar Rp 489,62 miliar. Ini berarti, secara kumulatif, BFI Finance telah menggunakan dana sebesar Rp 10,38 miliar untuk melancarkan program pembelian kembali sahamnya.

Sebelumnya, BFI Finance juga telah melakukan aksi buyback pada 29 Agustus 2025 dengan mengakuisisi 8 juta saham pada harga Rp 785,9 per saham, menghabiskan dana Rp 6,29 miliar pada hari tersebut. Tak berhenti di situ, pada 1 September 2025, perusahaan kembali membeli 2 juta saham dengan harga rata-rata Rp 790,22 per saham, melanjutkan komitmennya terhadap program ini.

Terlepas dari aksi buyback yang dilakukan, kinerja harga saham BFIN sepanjang tahun ini masih menunjukkan pelemahan sebesar 11,83%, dengan posisi di angka Rp 805 per saham. Bahkan, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, saham BFIN telah mengalami penurunan signifikan hingga 14,55%. Meskipun demikian, dalam rentang waktu lima hari terakhir, saham BFIN berhasil menunjukkan pemulihan dengan kenaikan mencapai 5,92%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance