Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

Anak Usaha Wijaya Karya (WEGE) Digugat PKPU, Harga Saham Ambles 4,17%

badge-check


					Anak Usaha Wijaya Karya (WEGE) Digugat PKPU, Harga Saham Ambles 4,17% Perbesar

Narapena JAKARTA – Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. atau Wika Gedung Tbk. (WEGE) digugat perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niagat Negeri Jakarta Pusat.

Dikutip dari keterbukaan informasi yang dilaporkan perseroan, gugatan tersebut dilayangkan pada Selasa 7 Oktober 2025.

“Bahwa terdapat 4 pendaftaran perkara pada Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” tulis perseroan dalam keterbukaan informasi, Sabtu (11/10/2025).

: WIKA Gedung (WEGE) Kebut Sejumlah Proyek Saat Kinerja Melemah

Pertama, perkara yang masuk dengan nomor registrasi 307/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst dengan pihak pemohon adalah PT Maha Akbar Sejahtera, Edo Fenando Putra, dan PT Shimizu Global Indonesia.

Kedua, perkara dengan nomor registrasi 308/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst dengan pihak pemohon adalah PT Mitra Selaras Hutama Energi dan CV Sinar Abadi Mandiri.

: : Wika Gedung (WEGE) Tebar Dividen 10% Laba Bersih 2024

Ketiga, perkara dengan nomor registrasi 309/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst dengan PT Dikara Guna Raksa sebagai pihak pemohon.

Keempat, perkara dengan nomor registrasi 310/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst dengan PT Sirius Digital Solusindo sebagai pihak pemohon.

: : WIKA Gedung (WEGE) Cetak Pendapatan Rp907 Miliar, Laba Bersih Tertekan

Manajemen menyatakan, sampai dengan surat pemberitahuan di keterbukaan informasi ini dibuat, perseroan belum menerima pemberitahuan resmi (relaas) dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Apabila sudah menerima relaas dimaksud, perseroan akan melakukan verifikasi terlebih dahulu atas nilai serta dasar klaim yang diajukan, sebelum memberikan tanggapan resmi di dalam forum hukum yang sesuai.

Perseoran juga menegaskan gugatan tersebut untuk saat ini belum berdampak langsung terhadap kegiatan operasional.

“Belum ada dampak langsung terhadap kegiatan operasional, dan kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” tandas manajemen.

Wika Gedung (WEGE) adalah anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dengan kepemilikan saham di anak usaha sebesar 69,30%. Di lantai bursa, pada perdagangan Jumat (10/10) WEGE ditutup koreksi 4,17% ke Rp69. Harga WEGE telah merosot 2,82% dalam sepekan terakhir.

Sementara induknya, saham WIKA telah disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 18 Februari 2025. Sanksi ini dikenakan karena penundaan pembayaran pelunasan dan pokok obligasi dan sukuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance