Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Public Safety And Emergencies

Tim DVI Identifikasi Tiga Jenazah Santri Al Khoziny

badge-check


					Tim DVI Identifikasi Tiga Jenazah Santri Al Khoziny Perbesar

TIM Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur Komisaris Besar M. Khusnan mengatakan ketiga jenazah teridentifikasi melalui pencocokan data medis, gigi, dan properti korban. “Malam ini kami sampaikan hasil operasi DVI. Tim DVI Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi tiga jenazah,” ujarnya di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Sabtu, 4 Oktober 2025

Jenazah pertama dengan nomor PM RSBB 002 teridentifikasi sebagai Firman Nur, 16 tahun, warga Tembok Lor 38 A, Surabaya.

Kedua, jenazah PM RSBB 003 teridentifikasi sebagai Muhammad Azka Ibadur Rahman, 13 tahun, warga Jalan Randu Indah Nomor 14, Kenjeran, Surabaya.

Sementara jenazah ketiga, PM RSBB 006, teridentifikasi sebagai Daul Milal, 15 tahun, warga Sitok Kapasan Gang 8 Nomor 18, Surabaya.

“Sampai hari ini, tim gabungan telah mengidentifikasi delapan dari 17 jenazah dan satu bagian tubuh (body part) yang ditemukan di lokasi,” kata Khusnan.

Menurut dia, proses operasi DVI masih terus berjalan dengan pendalaman data antemortem (data korban sebelum meninggal) dan postmortem (data korban setelah meninggal).

Ketiga jenazah yang telah teridentifikasi sudah diserahkan kepada pihak keluarga. “Keluarga pasti sangat menghendaki proses penyerahan dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para santri tersebut. “Semoga arwah adik-adik saya itu diterima Allah SWT,” tutur Khusnan.

Sementara itu, terkait temuan bagian tubuh manusia, Khusnan menyebutkan potongan tersebut berupa kaki kanan yang akan dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA. “Besok pagi kami kirim ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA,” katanya.

Tim identifikasi ini, lanjut Khusnan, merupakan gabungan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polda Jatim, serta Persatuan Dokter Forensik Indonesia.

Pilihan Editor: Polisi Mulai Panggil Saksi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina

15 October 2025 - 18:51

Gempa 7,6 SR Guncang Filipina, Peringatan Tsunami hingga ke Indonesia

10 October 2025 - 13:26

Ponpes Al Khoziny Ambruk: Dasco Minta Polisi Usut, Mitigasi Digenjot

9 October 2025 - 18:14

Ancaman Bom di Kelapa Gading: Sekolah Internasional Jadi Target?

8 October 2025 - 17:10

KPK Periksa Kabiro Humas Kemnaker dalam Dugaan Korupsi Sertifikasi K3

7 October 2025 - 13:04

Trending on Public Safety And Emergencies