Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

3 Petinggi Astra International Mundur

badge-check


					3 Petinggi Astra International Mundur Perbesar

PT Astra International Tbk mengumumkan bahwa John Raymond Witt sebagai Komisaris dan Chiew Sin Cheok sebagai Direktur telah mundur pada 9 Oktober 2025. Corporate Secretary Astra International Gita Tiffani Boer mengatakan keduanya mundur karena telah memasuki masa pensiun.

“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin, 13 Oktober 2025.

Selain itu, Gita mengatakan pada tanggal yang sama perseroannya menerima surat pengunduran diri dari Hsu Hai Yeh sebagai Komisaris emite berkode ASII tersebut. Dia mengatakan Hsu Hai mundur karena reorganisasi personel yang biasa terjadi di perseroan.

Pada semester I 2025, ASII telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 8,8 triliun. Secara total, Astra merencanakan belanja modal untuk tahun ini sebesar Rp 26 triliun.

Wakil Presiden Direktur Astra International, Rudy, mengatakan, belanja modal tersebut utamanya dialokasikan untuk membeli alat berat yang dibutuhkan dalam bisnis kontraktor pertambangan mereka.

“Terutama ini dipakai untuk pembelian alat berat untuk bisnis kontraktor pertambangan. Kita tahu bahwa salah satu capex terbesar itu ada di bidang pertambangan,” ujarnya dalam paparan publik kinerja Astra secara daring pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Selain itu, dana capex digunakan untuk kegiatan replanting serta pemeliharaan pada bisnis PT Astra Agro Lestari Tbk. Kemudian, digunakan pula untuk membeli mesin produksi pada bisnis PT Astra Otoparts Tbk. “Dan untuk renovasi maupun pembelian lahan-lahan baru untuk cabang-cabang kami di bisnis otomotif,” ujar Rudy.

Sepanjang enam bulan pertama 2025, realisasi investasi Astra mencapai Rp 3,3 triliun. Rudy menyebut masih ada beberapa proyek dalam pipeline Astra saat ini yang akan direalisasikan pada semester II 2025. Ia belum mau menyampaikannya lebih jauh sekarang, karena menunggu hingga sampai pada tahap yang cukup matang. “Nanti kami akan sampaikan begitu kami sudah mencapai tahap yang cukup matang untuk disampaikan,” tuturnya.

Annisa Febiola berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Pilihan Editor: Mobil Listrik i2C: Kembalinya Mimpi Punya Mobil Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance