
Narapena – Nama Rizky Ridho, bek tangguh Persija Jakarta, semakin santer disebut-sebut layak menjajal kompetisi sepak bola di luar negeri. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, pengalaman dan kematangan Ridho sebagai kapten tim di klub besar serta di Timnas Indonesia telah menjadi modal berharga untuk meniti karir abroad.
Prediksi mengenai kepindahannya ke liga luar negeri memang telah berembus kencang dalam beberapa bulan terakhir. Namun, musim ini, sang bek Timnas Indonesia itu akhirnya memilih untuk tetap memperkuat Persija Jakarta.
Kendati demikian, jika kelak Rizky Ridho benar-benar berniat menapaki karir di kompetisi sepak bola mancanegara, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan tidak akan menghalangi langkah pemain jebolan Persebaya tersebut.
PSBS Biak vs Madura United: Alfredo Vera Targetkan Raih Tiga Poin di Laga Tandang Meski Tanpa Iran Junior
Menurut Souza, keputusan untuk berkarir di luar negeri sepenuhnya ada di tangan Rizky Ridho dan manajemen Persija. “Menurut saya, untuk (Ridho) dapat keluar negeri, itu adalah keputusan Ridho dan Persija. Saya berharap ia akan bahagia, jika itu adalah keinginannya, ia akan pergi. Itu adalah sesuatu yang tidak dapat saya kendalikan,” ujar Souza, seperti dikutip dari Antara.
Pelatih asal Brasil itu mengakui kualitas Rizky Ridho sebagai pemain yang sangat baik. Namun, ia juga meyakini bahwa setiap pemain, sekalipun vital, tetap memiliki pengganti.
“Ridho adalah pemain hebat. Namun tidak ada pemain yang tidak dapat digantikan,” tegas Souza, memberikan pandangan realistis mengenai skuadnya.
Full Team! Patrick Kluivert Panggil 28 Pemain Timnas Indonesia untuk Putaran Empat Kualifikasi Piaal Dunia, Termasuk Ole Romeny!
Saat ini, Souza masih menanti bagaimana keputusan Rizky Ridho dan klub terkait masa depan bek Timnas Indonesia tersebut. Baginya, fokus utama adalah menjaga performa tim Persija Jakarta sepanjang musim ini.
“Ridho, seperti yang telah saya katakan adalah pemain penting bagi kami. Namun jika ia mendapat tawaran yang bagus dan ingin pergi, dan menurut Persija (transfer) itu masuk akal… (maka bisa saja ia hengkang),” pungkas Souza, mengisyaratkan keterbukaan klub terhadap kemungkinan transfer pemain abroad.
Tidak dapat dimungkiri, peran Rizky Ridho dalam skuad Persija Jakarta sangat krusial. Ia bukan hanya kapten tim, melainkan juga pilar kokoh di jantung pertahanan ‘Macan Kemayoran’. Musim ini, kontribusinya sudah terlihat dengan enam penampilan dan satu gol yang ia sumbangkan.
Sepanjang karirnya, Rizky Ridho tercatat hanya pernah membela dua klub besar. Mengawali kiprah profesionalnya di Persebaya Surabaya, di mana ia seangkatan dengan Marselino Ferdinan, Ridho kemudian hijrah ke Persija Jakarta dan bertahan hingga saat ini.
Marselino Ferdinan hingga Mees Hilgers! 6 Pemain Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026!
Dibandingkan rekan-rekan seangkatannya seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan yang sudah lebih dulu berkarir abroad, langkah Rizky Ridho menuju liga luar negeri memang terlihat “agak terlambat”.
Namun, keterlambatan ini sejatinya memiliki sisi positif. Dengan lebih banyak menempa diri dan mengumpulkan jam terbang di kompetisi lokal, Rizky Ridho diharapkan akan semakin matang dan siap secara fisik maupun mental untuk bersaing di panggung sepak bola internasional, menghadapi tantangan dari pemain-pemain asing lainnya.
Ringkasan
Bek Persija Jakarta dan kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho (23), semakin santer disebut layak menjajal kompetisi sepak bola di luar negeri. Meskipun memilih bertahan di Persija musim ini, pelatih Mauricio Souza menyatakan tidak akan menghalangi Ridho jika ingin bermain di kompetisi mancanegara, menegaskan keputusan sepenuhnya ada di tangan Ridho dan manajemen klub.
Souza mengakui kualitas Ridho sebagai pemain penting, namun meyakini bahwa setiap pemain tetap memiliki pengganti. Peran Ridho sangat krusial di Persija sebagai kapten dan pilar pertahanan. Keterlambatan Ridho untuk berkarir di luar negeri dibandingkan rekan-rekannya diharapkan justru membuatnya semakin matang dan siap bersaing di kancah internasional.









