Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Weather

Prediksi Cuaca BMKG: Jakarta Berawan Pagi Ini, Hujan Nanti Sore

badge-check


					Prediksi Cuaca BMKG: Jakarta Berawan Pagi Ini, Hujan Nanti Sore Perbesar

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan dominan berawan tebal sejak pagi hingga siang ini, Rabu, 8 Oktober 2025. Potensi hujan baru ada sejak pukul 16.00 WIB menuju pukul 22.00 WIB nanti.

Merujuk prediksi cuaca yang dirilis BMKG pada Selasa malam, 7 Oktober, suhu di Jakarta berkisar 23-32 derajat Celsius. Suhu udara di Bekasi dan Depok sekitar 20-35 derajat Celcius. Hanya wilayah Bogor yang suhunya lebih landai dibanding wilayah lain, yakni sekitar 17-33 derajat Celsius.

Di Jawa Barat, cuaca berawan tebal juga dominan hingga siang. Setelah itu, hujan ringan berpotensi turun di Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi di atas puku; 13.00 WIB hingga malam nanti.

Adapun di Banten, hujan ringan diprediksi turun di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan mulai sore nanti. Suhu di tiga wilayah yang masih masuk wilayah administrasi Jabodetabek ini berkisar 23-33 derajat Celsius.

Berdasarkan pantauan BMKG, cuaca masih bersifat fluktuatif selama sepekan ke depan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Dinamika atmosfer dipengaruhi oleh nilai Dipole Mode Index -124, yang menyebabkan peningkatan pasokan uap air, serta menumbuhkan awan hujan di Indonesia bagian barat.

Cuaca di beberapa wilayah di Indonesia juga dipengaruhi oleh Gelombang Rossby Ekuatorial di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Ada juga Gelombang Kelvin yang aktif di Laut Cina Selatan, Selat Makassar, sebagian Kalimantan dan Sulawesi hingga Maluku dan Papua. Labilitas atmosfer juga akan relatif kuat.

“Kelembapan udara yang basah menjadi pemicu terbentuknya awan konvektif di beberapa wilayah Indonesia,” begitu bunyi peringatan dini BMKG.

Pilihan Editor: Melindungi Pembela Lingkungan dari Aksi Balasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *