Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Food And Drink

ID Food Minta Pengawasan Gula Rafinasi Diperketat

badge-check


					ID Food Minta Pengawasan Gula Rafinasi Diperketat Perbesar

HOLDING BUMN pangan ID Food menyatakan maraknya peredaran gula kristal rafinasi (GKR) rafinasi ke pasar rumah tangga membuat penjualan komoditas tersebut dari pabrik gula perusahaannya menjadi lesu. “Kami berharap pengawasan dan penindakan terhadap peredaran gula rafinasi bisa lebih ditegakkan,” kata SVP Sekretaris Perusahaan ID Food Yosdian Adi Pramono, dalam keterangan tertulis, Ahad, 28 September 2025.

Menurut Yosdian, pengawasan dan penindakan terhadap kegiatan ilegal tersebut penting dilakukan untuk memastikan pasar gula konsumsi tetap sehat, harga petani terjaga, dan pabrik gula BUMN bisa berdaya saing.

Adapun hingga 28 September 2025, ID Food bersama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) telah menyerap sebanyak 121.312 ton gula petani atau setara nilai Rp 1,75 triliun.

Total serapan gula petani sebanyak 121.312 ton itu, kata Yosdian, terdiri dari pembelian oleh ID Food sebanyak 92.830 ton, SGN sebanyak 6.896 ton, dan pedagang sebanyak 21.586 ton. “Penyerapan gula dilakukan di 24 pabrik gula, yang terdiri dari 18 pabrik gula SGN dam 6 pabrik gula ID FOOD,” kata dia.

Ia menjelaskan total serapan gula petani sebesar tersebut dilakukan dengan menggunakan mekanisme pendanaan dari Danantara, komersil, internal, dan pedagang. “Mekanisme penyerapan dilakukan bertahap sesuai permintaan dan ketersediaan stok di masing-masing pabrik gula,” kata Yosdian.

Yosdian menyatakan, berdasarkan data neraca komoditas Badan Pangan Nasional, konsumsi gula nasional diperkirakan mencapai 2.841.928 ton. Sementara produksi gula kristal putih (GKP) dalam negeri baru sekitar 2.589.073 ton.

Sementara itu Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia menyatakan rembesan gula rafinasi ke pasar rumah tangga berpotensi menghambat proses penyerapan gula petani yang kini dilakukan oleh BUMN pangan. “Konsumsi gula kita masih tinggi, tapi pasar justru tercampur dengan gula rafinasi. Maka mekanisme pelelangan harus diperbaiki,” kata Ketua Umum APTRI Soemitro Samadikoen.

Pilihan Editor: Dampak Ekonomi Cukai Rokok 2026 Tidak Naik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resep MPASI 9 Bulan: 7 Solusi Anak Susah Makan!

14 October 2025 - 19:31

9 Resep Carrot Cake yang Lembut Mudah Dibuat, Kue Manis Bikin Good Mood

14 October 2025 - 07:25

7 Resep MPASI Alpukat Keju Rumahan yang Enak dan Mudah Dibuat

14 October 2025 - 03:44

Resep Pangsit Rebus Khas Bandung, Camilan Lembut yang Cocok untuk Segala Suasana

13 October 2025 - 13:56

Resep Bento Cake Lucu Aesthetic yang Mudah Dibuat, Coba Bikin Yuk Bun

13 October 2025 - 12:39

Trending on Food And Drink