
Narapena Kasus pemain ilegal timnas Malaysia kini mulai merambat ke hal-hal lain.
Salah satunya adalah tuduhan terkait adanya bayaran.
Penilaian ini datang dari pengamat sepak bola asal Vietnam, Quang Huy.
Quang Huy menilai para pemain tersebut menerima imbalan uang untuk mau dinaturalisasi timnas Malaysia.
Namun ini bukan satu-satunya alasan.
Alasan lainnya yakni agar bisa tampil membela timnas, pasalnya para pemain tersebut mayoritas tak masuk skuad inti negara sebelumnya.
“Saya rasa mereka punya banyak motivasi saat ini, karena di negara asal mereka, mereka tidak bisa memakai seragam tim nasional.”
“Bukan kebetulan bahwa tepat setelah Malaysia mengalahkan Vietnam, para petinggi sepak bola Malaysia dengan lantang menyatakan bahwa ada kekuatan besar, bahkan berkali-kali lipat lebih besar daripada mereka yang baru saja bertanding melawan Vietnam, yang siap bergabung untuk meningkatkan kualitas tim.”
“Saya rasa mereka punya banyak motivasi saat ini, karena di negara asal mereka, mereka tidak bisa memakai seragam tim nasional.”
Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2025 sebelum Putaran Keempat Berakhir
“Bukan kebetulan bahwa tepat setelah Malaysia mengalahkan Vietnam, para petinggi sepak bola Malaysia dengan lantang menyatakan bahwa ada kekuatan besar, bahkan berkali-kali lipat lebih besar daripada mereka yang baru saja bertanding melawan Vietnam, yang siap bergabung untuk meningkatkan kualitas tim,” kata Quang Huy, dilansir BolaSport.com dari Soha.com.
Sementara itu, pemain naturalisasi timnas Indonesia juga sempat dicurigai mendapat bayaran dari PSSI.
Namun kabar ini langsung dibantah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Hal tersebut dinyatakan Erick Thohir saat tampil di acara Rosi, Kompas TV pada tahun 2024 lalu.
“Kalah ada pemain Indonesia di luan neger dan punya (darah) Merah-Putih, ia ingin bermain ya kita harus welcome.”
“Tapi ini bukan hanya soal uang.”
“Kalau semuanya uang, ya saya enggak (mau),” tegas Erick Thohir.
Malam Ini Tenggat Habis, Malaysia Melawan atau Terhina Malu karena Terbukti Dokumen Palsu untuk Naturalisasi?
Lebih lanjut, Erick Thohir tak menampikkan bahwa para pemain juga mendapat uang.
Hanya, uang tersebut dalam bentuk bonus bukan untuk memancing para pemain agar mau dinaturalisasi.
“Karena buat saya Merah-Putih itu penting.”
“Habis itu ada bonus, ada reward lain-lain, ya itu bonus untuk pemain,” ucap Erick Thohir.









