
Petarung fenomenal UFC, Alex Pereira, yang baru saja merebut kembali sabuk juara kelas berat ringan, kini datang dengan berita yang kurang mengenakkan. Sang jawara dikabarkan mengalami cedera serius setelah pertarungan terakhirnya.
Kabar ini mencuat tak lama setelah Poatan, julukan khas Alex Pereira, menunjukkan dominasinya di UFC 320 pada Minggu (5/10/2025) lalu. Dalam pertarungan yang dinanti-nantikan tersebut, Pereira tampil memukau, berhasil mengalahkan Magomed Ankalaev melalui TKO pada ronde pertama. Kemenangan gemilang ini sekaligus mengukuhkan kembali posisinya sebagai raja kelas berat ringan UFC, merebut kembali sabuk juara yang sempat hilang.
Namun, di balik euforia kemenangan tersebut, sebuah kenyataan pahit membayangi Alex Pereira. Sang Poatan, secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia kini tengah didera cedera. Ia mengungkapkan telah mengalami retakan pada bagian kakinya, sebuah kondisi yang tentu mengkhawatirkan bagi seorang petarung elite.
Hingga kini, Pereira masih belum dapat memastikan seberapa parah cedera yang dialaminya, atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan total. Situasi ini tentu menunda rencana Pereira untuk kembali beraksi di oktagon dalam waktu dekat.
Alex Pereira Jangan Pindah Kelas Dulu, Waktunya Hadapi Jagoan Ini
Meski demikian, perhatian Alex Pereira terlihat masih tertuju pada satu acara besar: UFC Gedung Putih. Untuk saat ini, seluruh fokusnya akan dicurahkan pada persiapan menuju ajang tersebut, jika kondisi cederanya memungkinkan.
Mengutip pernyataannya dalam sesi tanya jawab di Rio de Janeiro, Brasil, menjelang acara UFC Rio pada Sabtu lalu, Alex Pereira menjelaskan, “Saya telah menjalani X-Ray di Las Vegas dan MRI di sini, dan hasilnya menunjukkan adanya retakan pada kaki saya. Namun, saya masih belum tahu pasti apa yang akan terjadi atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya.” Ia melanjutkan, “Saya pikir fokus pada tanggal ini di Gedung Putih adalah hal yang baik, itu sesuatu yang sangat menarik bagi saya. Saya rasa saya akan fokus pada hal ini.”
Di luar persoalan cedera yang kini membelenggunya, Alex Pereira juga sempat menyinggung potensi pertarungan ulang atau rematch dengan Magomed Ankalaev. Meskipun berhasil menaklukkan Ankalaev hanya dalam 1 menit 20 detik di ronde pertama, Pereira menyatakan kesiapannya untuk melakoni duel yang lebih panjang dan sengit jika rematch itu terwujud.
“Itu adalah sensasi yang luar biasa,” ujar Alex Pereira, mengenang kemenangannya. Ia melanjutkan, “Kami berlatih keras untuk itu. Kami ingin berada di sana dan memberikan yang terbaik, menjadi yang terbaik. Saya melancarkan pukulan bersih sebelum siku, dan dia mencoba menggenggam kaki saya. Ada celah, dan siku saya mendarat dengan bersih. Saat saya melancarkan pukulan pertama dan melihat darah, saya mulai memukul tanpa henti hingga wasit menghentikan pertarungan. Namun, saya pikir pertarungan bisa berlangsung sedikit lebih lama karena saya berjanji akan menampar wajahnya, dan saya tidak bisa melakukannya,” pungkas Alex Pereira.
Tom Aspinall Akui akan Kesulitan Hadapi Sosok Ini di Masa Terbaiknya
Dengan cedera yang kini memaksanya rehat, Alex Pereira dipastikan akan mencurahkan seluruh energinya pada proses pemulihan, demi kembali mengaum di arena oktagon dan melanjutkan dominasinya sebagai juara kelas berat ringan UFC.
Ringkasan
Alex Pereira berhasil merebut kembali sabuk juara kelas berat ringan UFC 320 setelah mengalahkan Magomed Ankalaev secara TKO di ronde pertama. Namun, di balik kemenangan gemilangnya, Pereira mengumumkan bahwa ia mengalami cedera retak pada kakinya. Kondisi ini menunda rencana kembalinya ke oktagon, karena belum diketahui pasti seberapa parah atau berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan.
Meskipun demikian, fokus Pereira saat ini tertuju pada persiapan ajang “UFC Gedung Putih” jika cederanya memungkinkan. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk melakoni pertarungan ulang dengan Ankalaev, meskipun kemenangannya sebelumnya sangat cepat. Kini, Pereira akan mencurahkan energinya pada proses pemulihan total.









