Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

UPDATE: Trump Panaskan Lagi Perang Dagang! Wall Street Langsung Rontok Jumat (10/10)

badge-check


					UPDATE: Trump Panaskan Lagi Perang Dagang! Wall Street Langsung Rontok Jumat (10/10) Perbesar

Narapena  Indeks utama Wall Street jatuh tajam pada perdagangan Jumat (10/10) waktu setempat, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan kenaikan besar tarif impor China akibat perselisihan terkait logam tanah jarang (rare earths).

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan tidak melihat alasan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan dua pekan mendatang.

Ia juga menuduh Beijing mengirim surat ke berbagai negara, menyatakan rencana untuk memberlakukan kontrol ekspor terhadap seluruh unsur produksi yang terkait dengan rare earths.

Wall Street Dibuka Hijau Jumat (10/10), Buy the Dip Warnai Perdagangan

Komentar tersebut langsung mengguncang pasar yang sebelumnya bergerak tenang dengan harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Ketegangan dagang baru antara AS dan China ini dikhawatirkan akan menekan pertumbuhan ekonomi global dan memperburuk prospek korporasi Amerika yang sudah menghadapi biaya tinggi.

“Trump kembali membuat pasar terkejut dan menambah ketidakpastian,” ujar Robert Pavlik, Senior Portfolio Manager di Dakota Wealth.

Melansir Reuters, hingga pukul 11.31 siang waktu New York, Dow Jones Industrial Average anjlok 446,44 poin atau 0,96% ke level 45.911,98.

Indeks S&P 500 merosot 99,19 poin atau 1,47% ke 6.635,51, sedangkan Nasdaq Composite terjun 495,46 poin atau 2,17% ke 22.525,37.

Perang Biaya Pelabuhan: China Terapkan Tarif Baru bagi Kapal AS Mulai 14 Oktober

Sektor teknologi di S&P 500 turun 1,9%, keuangan melemah 1%, dan energi terkoreksi 1,3%.

Indeks semikonduktor Philadelphia SE menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan 3,4% usai pengumuman Trump.

Saham perusahaan China yang terdaftar di bursa AS ikut merosot tajam. Alibaba, JD.com, dan PDD Holdings masing-masing turun antara 5,5% hingga 6%.

Sementara Qualcomm melemah 4,6% setelah regulator China membuka penyelidikan antitrust atas akuisisi perusahaan Israel, Autotalks.

Trump Usulkan Pelarangan Maskapai Tiongkok Rute AS Terbang di Atas Rusia

Indeks volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai fear gauge investor, melonjak ke level tertinggi dalam sebulan terakhir.

Di sisi lain, data awal University of Michigan menunjukkan indeks sentimen konsumen AS untuk Oktober naik tipis ke 55, sedikit di atas perkiraan 54,2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance