Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

Pertalite Campur Etanol? Ini Jawaban Pertamina!

badge-check


					Pertalite Campur Etanol? Ini Jawaban Pertamina! Perbesar

Isu mengenai dugaan pencampuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) yang beredar di masyarakat telah ditanggapi tegas. PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa seluruh produk Pertalite yang tersedia di SPBU perusahaan diproduksi murni tanpa tambahan etanol. Penegasan ini bertujuan meluruskan informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Roberth MV Dumatubun, Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Rabu, 8 Oktober 2025, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan waspada terhadap informasi hoaks yang menyesatkan. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya peredaran kabar tidak benar di platform media sosial mengenai komposisi Pertalite.

Sebelumnya, informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial menyebutkan adanya campuran etanol dalam produk Pertalite. Roberth dengan tegas membantah klaim tersebut, memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan sangat tidak benar. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran publik dan mengklarifikasi fakta sebenarnya.

Menjelaskan lebih lanjut mengenai komposisi Pertalite, Roberth menerangkan bahwa BBM dengan angka oktan (RON) 90 ini murni berasal dari proses pencampuran komponen hidrokarbon hasil kilang (gasoline base), bukan dari bioetanol. Autentisitas komposisi ini dapat dibuktikan dan diuji secara ilmiah melalui pengujian laboratorium resmi yang kredibel.

Pertamina Patra Niaga juga menyoroti sebuah miskonsepsi yang berkembang dari percobaan mencampurkan Pertalite dengan air. Hasil dari percobaan yang menunjukkan dua lapisan cairan terpisah ini, menurut Roberth, sama sekali tidak bisa dijadikan dasar atau bukti adanya kandungan etanol. Secara prinsip ilmiah, bensin memiliki sifat nonpolar, sehingga secara alami tidak akan bercampur sempurna dengan air yang bersifat polar.

Fenomena munculnya dua lapisan setelah bensin dikocok dengan air adalah hal yang wajar dan alami terjadi pada seluruh jenis bensin di dunia, bukan hanya Pertalite. Lapisan yang terbentuk di bagian bawah setelah pengocokan adalah air, yang mengandung sedikit komponen bensin dengan sifat kepolaran yang memang dapat larut sebagian. Ini adalah reaksi kimia fisika standar yang tidak mengindikasikan keberadaan etanol.

Untuk itu, Roberth kembali mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan atau turut menyebarkan informasi yang kebenarannya belum terverifikasi secara akurat. Verifikasi informasi dari sumber resmi sangat penting, terutama jika berita tersebut berasal dari media sosial atau pesan berantai yang kredibilitasnya diragukan.

Pilihan Editor: Apa Untung Penambahan Saham Freeport Bagi Indonesia

Ringkasan

PT Pertamina Patra Niaga dengan tegas membantah isu pencampuran etanol dalam produk Pertalite yang beredar di masyarakat. Pihak perusahaan memastikan bahwa seluruh Pertalite yang dijual di SPBU diproduksi murni dari campuran hidrokarbon hasil kilang (gasoline base), bukan dari bioetanol. Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi hoaks yang menyesatkan terkait komposisi Pertalite.

Roberth menjelaskan bahwa fenomena dua lapisan yang muncul saat Pertalite dicampur air adalah hal wajar dan tidak membuktikan adanya etanol. Bensin bersifat nonpolar, sehingga tidak bercampur sempurna dengan air. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi dari sumber resmi sebelum mempercayai dan menyebarkannya, terutama yang berasal dari media sosial atau pesan berantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance