Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

Bursa Asia Bergerak Campuran Rabu (1/10) Pagi, Investor Waspadai Potensi Shutdown AS

badge-check


					Bursa Asia Bergerak Campuran Rabu (1/10) Pagi, Investor Waspadai Potensi Shutdown AS Perbesar

Narapena  Bursa saham Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada Rabu (1/10/2025), mengikuti penguatan di Wall Street di tengah kekhawatiran potensi penutupan pemerintahan (government shutdown) Amerika Serikat (AS).

Para legislator di Washington masih berdebat soal detail rancangan undang-undang belanja sementara kedua.

Di Jepang, Bank of Japan (BOJ) merilis hasil survei Tankan kuartal III, yang mengukur sentimen bisnis perusahaan Jepang dan menjadi indikator penting bagi bank sentral.

Trump Tambah Panas Situasi, Shutdown Pemerintah AS Tinggal Hitungan Jam

Indeks kepercayaan bisnis manufaktur besar naik ke level +14 dari +13 pada kuartal sebelumnya, namun lebih rendah dari perkiraan ekonom Reuters di +15.

Sementara itu, indeks non-manufaktur stabil di level +34. Angka positif menandakan pelaku usaha optimistis lebih banyak dibanding pesimistis.

Investor Asia juga menantikan keputusan suku bunga dari Bank Sentral India (RBI) yang akan diumumkan pada Rabu malam waktu setempat.

Dari sisi bursa, Nikkei 225 Jepang turun 1,05%, sedangkan Topix melemah lebih dalam 1,52%.

Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,68% dan Kosdaq naik 0,77%.

Meski Ada Risiko Shutdown, Wall Street Tetap Catat Rekor Kenaikan Bulanan (30/9)

Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,25% pada awal perdagangan.

Pasar di China daratan dan Hong Kong ditutup karena libur nasional.

Dari AS, bursa Wall Street kompak menghijau. S&P 500 naik 0,41% ke 6.688,46, Nasdaq Composite bertambah 0,31% ke 22.660,01, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,18% atau 81,82 poin ke 46.397,89, mencetak rekor penutupan tertinggi baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance