Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Finance

Kemendag Incar Transaksi Trade Expo Indonesia 2025 Rp 277 T, Ini Strateginya

badge-check


					Kemendag Incar Transaksi Trade Expo Indonesia 2025 Rp 277 T, Ini Strateginya Perbesar

Kementerian Perdagangan atau Kemendag menargetkan nilai transaksi di Trade Expo Indonesia 2025 naik 10% menjadi US$ 16,5 miliar atau sekitar Rp  277,7 triliun. Beberapa inovasi yang dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah melakukan pra business matching.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi menjelaskan pra business matching dilakukan dengan menyerahkan daftar eksibitor TEI 2025 kepada 132 perwakilan dagang pemerintah di luar negeri.

Dengan demikian, sebagian pembeli yang menghadiri TEI 2025 hanya akan melakukan pertemuan fisik sebelum merealisasikan transaksi. Fajarini berharap cara ini bisa mendongkrak penjualan dibandingkan tahun lalu.

“Memang diharapkan buyer pada TEI 2025 lebih terarah dibandingkan tahun lalu, sebab sudah ada buyer yang berjodoh dengan eksibitor. Itu yang membedakan TI 2025 dengan tahun sebelumnya,” kata Fajarini dalam konferensi pers TEI 2025, Senin (29/9).

Fajarini mengatakan, ada 6.850 calon pembeli atau buyer yang mendaftar untuk menghadiri TEI 2025 pada 15-19 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Menurutnya, pembeli tersebut mewakili 80% pembeli global lantaran datang dari 106 negara.

Fajarini mengatakan pembeli terbanyak datang dari Nigeria, Malaysia, India, dan Cina. Sementara itu, jumlah peserta TEI 2025 sejauh ini mencapai 1.015 perusahaan yang terbagi dalam tiga kelompok yakni makanan dan minuman, manufaktur, dan gaya hidup.

Dia menjelaskan, total peserta dalam kelompok makanan dan minuman mencapai sekitar 350 perusahaan. Menurutnya, produk yang akan ditawarkan berasal dari industri pertanian, bisnis lisensi, dan waralaba.

Adapun peserta dalam kelompok manufaktur mencapai 177 perusahaan. Fajarini menilai kelompok peserta TEI 2025 ini akan menawarkan produk-produk sektor manufaktur seperti mineral kritis dan jasa industri.

Terakhir, Fajarini menemukan peserta kelompok gaya hidup mendominasi sekitar 56% dari total peserta TEI 2025 atau sejumlah 574 perusahaan. Produk yang ditawarkan kelompok perusahaan ini adalah tekstil dan produk tekstil dan produk fashion lainnya.

“Kami berharap keberhasilan TEI 2025 bisa mengangkat produk Indonesia ke kancah global. Selain itu, kami berharap TEI 2025 dapat memuaskan keinginan buyer dalam mencari produk-produk yang diinginkan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

15 October 2025 - 18:26

Vivo Kehabisan BBM: SPBU di Mana Saja yang Terdampak?

15 October 2025 - 18:05

Harga Emas Meroket, Saham Tambang Emas Ini Siap Naik Kelas

15 October 2025 - 06:45

EMAS Buka Suara: Kepemilikan Saham Boy Thohir Jadi Sorotan!

14 October 2025 - 23:42

Utang Pemerintah: Realisasi September Lampaui Target? Cek Faktanya!

14 October 2025 - 17:55

Trending on Finance