Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Urban Infrastructure

Waskita Karya: Proyek Irigasi Sumsel Rp 318 Miliar, Tingkatkan Pertanian!

badge-check


					Waskita Karya: Proyek Irigasi Sumsel Rp 318 Miliar, Tingkatkan Pertanian! Perbesar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi terkemuka berplat merah, kembali menunjukkan perannya dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional. Terbaru, Waskita Karya sukses meraih kontrak baru senilai Rp 318,54 miliar untuk proyek Daerah Irigasi (DI) Komering sub DI Lempuing Fase 3 di Sumatera Selatan. Akuisisi kontrak ini menegaskan posisi Waskita Karya sebagai pemain kunci dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air Indonesia.

Proyek ini merupakan kelanjutan vital dari pembangunan Daerah Irigasi Komering Sub Lempuing yang sebelumnya telah digarap oleh Waskita Karya pada periode 2012–2016. Pada tahap pertama dan kedua, perseroan berhasil mengembangkan area seluas sekitar 5.000 hektare (ha). Kini, melalui fase ketiga, Waskita Karya akan melanjutkan pengerjaan untuk menyelesaikan sisa area seluas 8.500 ha, sehingga total lahan irigasi yang terkelola mencapai 13.500 ha.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada perseroan. “Waskita Karya merasa bangga dapat kembali dipercaya mengerjakan proyek irigasi yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga ketersediaan energi dan air. Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik,” ujar Ariyanto dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 7 Oktober 2025. Proyek ini mencakup rehabilitasi dan peningkatan Bendung Perjaya, pembangunan saluran primer dan sekunder Lempuing, serta konstruksi baru saluran sekunder Blok G dan H beserta saluran pembuangannya, yang semuanya merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dalam memperkuat infrastruktur pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Ariyanto menambahkan, keberadaan Daerah Irigasi Komering Lempuing diharapkan mampu menjadi katalisator bagi produktivitas pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Dengan pasokan air yang terjamin sepanjang tahun, para petani akan mampu menanam dan memanen secara lebih teratur, bahkan di musim kemarau. “Sistem irigasi yang baik akan mengurangi risiko gagal panen dan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan petani. Hasil panen yang meningkat otomatis menaikkan pendapatan dan nilai ekonomi lahan mereka,” jelasnya, menyoroti dampak positif proyek terhadap perekonomian lokal.

Keberhasilan ini menambah daftar panjang portofolio Waskita Karya di sektor irigasi. Bulan lalu, perusahaan juga telah mengamankan kontrak rehabilitasi jaringan utama daerah irigasi di Banten senilai Rp 415,44 miliar. Selain itu, Waskita saat ini tengah mengerjakan beberapa proyek irigasi strategis lainnya, termasuk Daerah Irigasi Belitang Lempuing di Sumatera Selatan serta modernisasi Daerah Irigasi Rentang, Daerah Irigasi Salamdarma, dan Daerah Irigasi Kamojing di Jawa Barat.

Secara keseluruhan, PT Waskita Karya mencatat total nilai kontrak baru sebesar Rp 1,4 triliun hingga Juni 2025. Mayoritas kontrak tersebut didominasi oleh proyek pembangunan gedung, seperti konstruksi gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim di Kalimantan Utara, serta RSUD Tuan Besar Syarif Idrus di Kalimantan Barat. Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno, mengungkapkan bahwa per Juni 2025, perseroan mengelola 52 proyek yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. “Mulai dari pembangunan gedung, konektivitas, juga sumber daya air seperti bendungan dan irigasi,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis, 19 Juni 2025.

Selain proyek-proyek tersebut, Waskita juga mengelola berbagai inisiatif infrastruktur vital lainnya, termasuk LRT Velodrome-Manggarai, Jalan Tol Palembang-Betung, dan Bendungan Jragung. Komitmen perseroan terhadap pembangunan nasional semakin diperkuat dengan kembali meraih kontrak di Ibu Kota Nusantara (IKN), berupa peningkatan jalan paket D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan 1B-1C IKN, Kalimantan Timur, dengan nilai proyek mencapai Rp 396,6 miliar. Wiwi menegaskan bahwa Waskita Karya sangat selektif dalam mengambil proyek baru. Perseroan melakukan mitigasi risiko yang komprehensif melalui komite manajemen konstruksi untuk memastikan setiap proyek tidak membebani dari segi keuangan dan memiliki risiko rendah. “Perseroan berfokus pada proyek berskema monthly payment serta memiliki uang muka,” pungkas Wiwi, menyoroti strategi manajemen keuangan yang prudent.

Annisa Febiola berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Ringkasan

PT Waskita Karya meraih kontrak baru senilai Rp 318,54 miliar untuk proyek Daerah Irigasi (DI) Komering sub DI Lempuing Fase 3 di Sumatera Selatan. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan sebelumnya, dengan target menyelesaikan sisa area seluas 8.500 ha, sehingga total lahan irigasi yang terkelola mencapai 13.500 ha.

Proyek ini meliputi rehabilitasi dan peningkatan Bendung Perjaya serta pembangunan saluran primer dan sekunder. Diharapkan DI Komering Lempuing dapat meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan dan kesejahteraan petani dengan pasokan air yang terjamin. Selain proyek ini, Waskita juga mengelola berbagai proyek infrastruktur lainnya, termasuk di IKN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

‘Ekosida’ di Pantura: Pengembangan industri ancam pesisir utara Jawa makin cepat tenggelam – ‘Banjir sudah puluhan tahun, ini pembiaran sistematis’

7 October 2025 - 13:19

Bus Trans Banten Uji Coba Gratis hingga Desember 2025

5 October 2025 - 09:15

Menhub Targetkan Stasiun KRL di JIS Beroperasi November 2025

1 October 2025 - 03:57

Proyek Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kementerian PU Serap 43 Ribu Pekerja

30 September 2025 - 10:31

Maruarar Sirait Ingin Tambah Rusun Subsidi di Perkotaan

25 September 2025 - 06:38

Trending on Urban Infrastructure