Operasi plastik pada usia muda – Meningkatkan percaya diri atau memicu gangguan mental? Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY? Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang? DJ Panda Hadapi Pemeriksaan Polisi Terkait Pengancaman Erika Carlina WEGE: Strategi Kejar Target Kontrak Baru, Realisasi Baru Rp 116 Miliar

Olahraga

Erick Thohir Rangkap Jabatan: FIFA Bikin Keputusan Kontroversial?

badge-check


					Erick Thohir Rangkap Jabatan: FIFA Bikin Keputusan Kontroversial? Perbesar

Kepastian mengenai rangkap jabatan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah terjawab. Ia dipastikan akan tetap mengemban tugasnya di federasi sepak bola nasional, meskipun kini juga telah resmi menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia.

Konfirmasi penting ini datang langsung dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melalui surat resmi yang diterima Erick Thohir pada Senin, 22 September 2025. Dalam korespondensinya, FIFA secara tegas menyatakan tidak keberatan dengan posisi ganda yang diemban oleh Erick. Sebelumnya, Erick Thohir telah dilantik sebagai Menpora oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September lalu, menggantikan posisi Dito Ariotedjo.

FIFA Beri Lampu Hijau: Erick Thohir Direstui Rangkap Jabatan Menpora dan Ketua Umum PSSI

Menanggapi keputusan FIFA tersebut, Erick Thohir menjelaskan bahwa rangkap jabatan sebagai Menpora dan Ketua Umum PSSI tidak melanggar statuta atau aturan yang ditetapkan oleh organisasi sepak bola dunia itu. “Pagi tadi saya menerima surat dari FIFA, yang secara eksplisit menyatakan bahwa berdasarkan statuta dan rekam jejak saya di dunia sepak bola, tidak ada benturan kepentingan yang timbul,” ujar Erick, seperti dikutip dari Antara. Ia menambahkan, “Jadi posisi saya sudah jelas dan bersih. Tentu saja, sebagai Menpora, saya akan senantiasa menjaga keseimbangan dalam menjalankan kedua amanah ini.”

Erick Thohir pun menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada FIFA atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia juga mengungkapkan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto. “Bapak Presiden juga sempat berpesan langsung kepada saya saat pelantikan, beliau percaya bahwa saya bisa menjalankan semua tugas dengan baik,” kenang Erick. Ia menegaskan, “Pada waktu itu, saya memang sengaja tidak ingin memberikan pernyataan sebelum ada kepastian tertulis yang jelas atau black and white dari FIFA.”

Keputusan FIFA yang mengizinkan Erick Thohir untuk tetap memimpin PSSI sembari menjabat Menpora ini turut menarik perhatian media internasional, khususnya dari Vietnam. Media kenamaan Vietnam, Thanh Nien, dalam artikelnya bahkan menyebut keputusan FIFA ini sebagai sesuatu yang mengejutkan. “FIFA membuat keputusan mengejutkan terkait bos sepak bola Indonesia, dan para penggemar menyambutnya dengan semangat,” tulis Thanh Nien. Mereka juga mengutip, “Pada 23 September, Ketua Umum PSSI Erick Thohir membenarkan bahwa FIFA telah mengirimkan surat persetujuan baginya untuk mengemban dua jabatan sekaligus, yakni Ketua Umum PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga.”

Dengan dualisme jabatan ini, sempat muncul kekhawatiran mengenai potensi kesenjangan, di mana sepak bola akan menjadi ‘anak emas’ dibandingkan cabang olahraga lain di bawah kepemimpinan Menpora. Namun, Erick Thohir segera menepis anggapan tersebut. “Tidak mungkin saya sebagai Menpora akan menjadikan sepak bola sebagai anak emas. Prioritas utama saya justru adalah cabang-cabang olahraga unggulan yang berjumlah 13 atau 14 cabor itu,” tegas mantan Presiden Inter Milan ini. Ia menambahkan komitmennya, “Dan tentu saja, seluruh olahraga lainnya juga akan kita tata ulang secara menyeluruh.”

Perlu diketahui, statuta FIFA memang tidak pernah melarang seorang menteri olahraga suatu negara untuk merangkap jabatan sebagai ketua federasi sepak bola. Larangan utama FIFA justru terletak pada bentuk intervensi atau campur tangan pemerintah suatu negara terhadap otonomi federasi sepak bola mereka. Dengan demikian, keputusan FIFA ini sejalan dengan prinsip-prinsip otonomi federasi yang mereka junjung tinggi.

Ringkasan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dipastikan akan tetap merangkap jabatan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melalui surat resmi pada 22 September 2025 menyatakan tidak keberatan dengan posisi ganda ini. Erick Thohir menegaskan bahwa rangkap jabatan tersebut tidak melanggar statuta FIFA dan tidak menimbulkan benturan kepentingan, serta menunggu kepastian tertulis dari FIFA sebelum memberi pernyataan.

Keputusan FIFA ini menarik perhatian media internasional, bahkan disebut mengejutkan. Erick Thohir menepis kekhawatiran akan memprioritaskan sepak bola sebagai Menpora, dengan berkomitmen menata ulang seluruh cabang olahraga. Statuta FIFA tidak melarang menteri olahraga memimpin federasi, melainkan melarang intervensi pemerintah terhadap otonomi federasi sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Shin Tae-yong Dituduh Kasar, Korea Kritik Gaya Latih STY?

15 October 2025 - 20:30

Qatar & Arab Saudi Lolos! Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026

15 October 2025 - 20:08

5 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang?

15 October 2025 - 19:42

Tak Perlu Tiru Marc Marquez Membalap sampai Dekati Maut, Motor Honda Kini Lebih Ramah

15 October 2025 - 10:31

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Arab Saudi Imbang, Qatar Menang

15 October 2025 - 10:04

Trending on Olahraga